KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin tetap optimistis mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025, meski pendapatan dari sektor parkir mengalami penurunan.
Penurunan tersebut karena pengalihan pengelolaan retribusi parkir pasar kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Baiman. Saat ini, sebanyak 27 titik parkir pasar berada di bawah pengelolaan Perumda, dengan kontribusi terbesar berasal dari kawasan Pasar Sentra Antasari.
“Paling besar itu di Pasar Sentra Antasari,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, Kamis (25/12/2025).
Selain itu, sejumlah titik parkir juga mengalami perubahan skema dari retribusi menjadi pajak daerah, sehingga tidak lagi masuk sebagai PAD Dinas Perhubungan. Akibatnya, jumlah titik parkir yang menjadi kewenangan berkurang signifikan.
“Saat ini tinggal sekitar 200 titik parkir yang kami kelola. Sebelumnya lebih banyak, namun ada yang tidak beroperasi lagi dan ada pula yang masuk skema pajak,” jelas Slamet.
Kondisi tersebut mengharuskan pemyesuaian target PAD, dari Rp5 miliar menjadi Rp4,1 miliar.
“Target turun karena pendapatan terbagi,” katanya.
Meski demikian, hingga 30 November 2025 realisasi PAD telah mencapai sekitar 83 persen dari target. Dengan sisa waktu satu bulan, Slamet optimistis target tersebut dapat tercapai.
“Kami optimistis bisa mengejar target dengan waktu yang tersisa,” tegasnya.
Untuk tahun 2026, Dinas memproyeksikan adanya kenaikan target PAD, seiring harapan munculnya titik-titik retribusi baru.
“Harapannya ada timbulan parkir baru yang bisa menjadi penopang. Jika hanya mengandalkan titik yang ada sekarang, tentu berat,” pungkasnya.





