KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanahlaut (Tala) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2025. Acara ini akan berlangsung di Bumi Tuntung Pandang.
Dengan tingkat kesiapan yang telah mencapai hampir 100 persen, DPRD menargetkan tiga kesuksesan utama. Ini dalam perhelatan olahraga terbesar di Kalsel tersebut.
Wakil Ketua DPRD TanahLaut, Muslimin, menyampaikan hal itu, Selasa (21/10/2025). Menurutnya, semangat untuk menjadi tuan rumah yang sukses terinspirasi dari penyelenggaraan Porprov sebelumnya di Kabupaten Hulusungai Selatan (HSS). Acara tersebut dinilai sangat baik.
“Setelah pelaksanaan Porprov di HSS itu kan sangat luar biasa. Lalu kami tertarik, kita beberapa hari di sana juga meninjau atlet. HSS bisa, kenapa kita” kada bisa?” ujar Muslimin dengan penuh semangat.
Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2023, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan KONI telah melakukan koordinasi intensif. Langkah ini untuk memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah.
“DPRD itu secara keseluruhan mendukung, baik itu secara tertulis maupun anggaran-anggaran untuk pembangunan venue, pelaksanaan, kemudian bonus atlet-atlet — semuanya kita dukung. Dan ini kerja-kerja kita semua,” tegasnya.
Muslimin menambahkan, ada tiga target sukses yang menjadi fokus utama Tanahlaut. Yaitu Sukses sebagai penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi.
“Kita, Tanahlaut, ingin sukses sebagai tuan rumah penyelenggara tentunya, sukses prestasi, dan sukses administrasi juga. Jangan sampai nanti setelah pelaksanaan tuh kita tersandung hal-hal yang tidak kita harapkan,” ungkapnya.
Adapun venue pertandingan Porprov Kalsel tersebar di beberapa kecamatan sebagai bentuk pemerataan pembangunan. Salah satunya di Kecamatan Jorong, yang akan menjadi lokasi tiga cabang olahraga, termasuk gulat dan sambo.
Terkait pembiayaan, Muslimin menyebutkan bahwa anggaran sekitar Rp30 miliar masuk dalam APBD Kabupaten Tanahlaut. Serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel sebesar Rp10 miliar.
“Pastinya kita kurang, Rp30 M-an dari APBD. Katanya dari provinsi juga ada ya, Rp10 M. Mudah-mudahan maksimal,” pungkasnya.





