KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru kini memasuki tahap akhir. Dari tujuh peserta awal, kini tersisa lima kandidat terbaik.
Dari tujuh pendaftar, hanya enam yang lolos administrasi. Mereka adalah Sirajoni (Kepala DLH Banjarbaru), Rahmat Taufik (Inspektur), Abdul Basid (Asisten I Setda Banjarbaru), Kanafi (Kepala Bapperida Banjarbaru), Marhain Rahman (Staf Ahli Wali Kota), serta Rahmah Khairita (Asisten III Setda Banjarbaru).
Sementara Slamet Riyadi, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Darpusda) Banjarbaru, tidak dapat melanjutkan seleksi karena faktor usia.
Keenam peserta seleksi Sekda Banjarbaru kemudian mengikuti seleksi kompetensi bidang pada Kamis (4/9), berupa wawancara dan presentasi makalah strategi. Hasilnya, Rahmah Khairita harus terhenti di tahap ini sehingga tersisa lima kandidat.
Selanjutnya, kelima nama tersebut akan menjalani seleksi manajerial tim asesor dari Mabes Polri di Polda Kalsel pada Selasa–Rabu (9–10/9).
“Seleksi meliputi wawancara pendalaman serta penelusuran rekam jejak. Dari lima peserta, nantinya akan mengerucut menjadi tiga nama,” jelas Ketua Tim Pansel, Wahyuddin, Sabtu (13/9).
Tiga nama terbaik tersebut kemudian akan masuk ke meja Wali Kota Banjarbaru untuk dipilih satu yang resmi menjabat sebagai Sekdako.
“Insyaallah, pertengahan September sudah ada penetapan, dan akhir September 2025 nanti Sekdako Banjarbaru akan dilantik,” pungkasnya





