KALSELMAJU.COM, MARTAPURA —Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman hadiri kegiatan Peluncuran 80.000 Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pada kesempatan itu ada juga Dialog Interaktif secara Hybrid dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Pada momentum itu, pemotongan pita kembang oleh Gubernur H. Muhidin bersama Wagub Hasnuryadi. Ini berlangsung dalam Peresmian Bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Indrasari di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, pada Senin (21/7/2025) siang.
Bangunan itu telah resmi berbadan hukum dengan Nomor AHU-0020923.AH.01.29.TAHUN 2025 Tanggal 4 Juni 2025. Peluncuran ini sebagai langkah memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa.
Muhidin juga mendorong 2.013 Desa di Kalimantan Selatan agar terbangun Kopdes Merah Putih. “Alhamdulillah tadi berbicara secara daring oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kita semuanya lengkap sudah serta nomor 3 di Indonesia. Setelahmusyawarah desa oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Kabinet Merah Putih, Yandri Susanto saat kunjungannya kemarin,” sampai Gubernur Kalsel H. Muhidin seusai kegiatan.
Mengenai penetapan badan hukum koperasi desa di Indonesia, Gubernur H. Muhidin menyebut Koperasi Desa Merah Putih Indrasari kini juga masuk ke nomor 6 dari 83.000 desa lainnya. Dengan begitu, H. Muhidin berterima kasih kepada Bupati Banjar telah membina koperasi desa di wilayah tersebut.
“Bahkan saat Menteri Desa berkunjung ke sini, beliau langsung tersanjung dengan tempat ini. Ke depan juga, Bupati/Walikota turut mendorong koperasi desa,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kalsel Faried Fakhmansyah mengatakan peluncuran secara serentak tersebut. Ini menjadi bagian program nasional yang digagas pemerintah pusat. Tujuannya untuk memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan/kelurahan.
Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan di Kalsel 2.013
Berdasarkan data Provinsi Kalsel menyumbang sebanyak 2.013 koperasi desa dan kelurahan. Ini tersebar pada 1.871 desa dan 144 kelurahan dari total 80.000 se Indonesia.
Faried juga mengungkapkan jumlah awal Koperasi Merah Putih di Kalsel sebanyak 2.015 unit. Namun, berkurang menjadi 2.013 unit karena adanya penggabungan tiga desa menjadi satu koperasi bersama.
Dalam kesempatan itu, Faried mengatakan tujuan kelembagaan ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat tingkat desa dan kelurahan. Hal ini sekaligus menjadi pendukung sinergis bagi Badan Usaha Masyarakat Desa (BUMDes) yang telah ada.
Menurut Faried, koperasi menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang kokoh. Oleh karena itu, kehadirannya diharapkan menciptakan kekuatan ekonomi baru di wilayah pedesaan dan permukiman urban. Hal ini untuk menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.





