Meski Tarif Parkir Turun, Perumda Pasar Banjarmasin Patok Target Rp1,5 Miliar Setahun dari 27 Titik

oleh
oleh
Salah satu titik parkir di kawasan pasar tradisional Banjarmasin. (Foto: Arum/ Kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Penurunan tarif parkir di kawasan pasar tradisional Banjarmasin dari Rp3.000 menjadi Rp2.000 per kendaraan tidak menyurutkan optimisme Perumda Pasar Banjarmasin dalam mengejar target pendapatan.

Direktur Operasional Perumda Pasar, Azhar Budi, menyampaikan bahwa pihaknya tetap menargetkan pencapaian tarif parkir Rp1,5 miliar per tahun. Rinciannya sekitar Rp130 juta per bulan, dari 27 titik parkir yang berada di lingkungan pasar.

“Meski ada penyesuaian tarif, kita tetap yakin potensi pendapatan bisa tercapai. Pada bulan Juni lalu saja, realisasi penerimaan parkir sudah menembus angka Rp646 juta,” ungkapnya, Senin (28/7/2025).

Azhar juga menjelaskan untuk memaksimalkan potensi tersebut, Perumda Pasar menyiapkan dua langkah strategis. Yakni digitalisasi sistem parkir dan revitalisasi sejumlah pasar tradisional yang mulai sepi pengunjung.

“Kami ingin sistem parkir lebih transparan dan efisien,” imbuhnya.

Sehingga lanjutnya digitalisasi adalah kunci untuk meminimalisir kebocoran dan meningkatkan akurasi data. Serta akan berdampak positif terhadap angka pendapatan melalui retribusi parkir.

Selain itu, menghidupkan kembali pasar-pasar yang lesu juga akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah pengunjung dan kendaraan yang parkir. Pasar tradisional juga harus bersolek, agar kedepannya bisa menarik masyarakat untuk berbelanja.

“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi bagi para pedagang,” katanya.

Langkah-langkah ini tambahnya harapnya tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperbaiki pengalaman masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional milik Pemkot Banjarmasin.

Visited 1 times, 1 visit(s) today