KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Tuntung Pandang FM Tanahlaut terus membangun peran strategisnya sebagai media informasi publik. Hal ini diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyiar Tahun 2025, di Aula Barakat Setda Tala, Senin (26/5/2025).
Plt. Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Tala, Margareta Habibah, menekankan pentingnya peran penyiar sebagai figur publik. Mereka harus menyampaikan informasi akurat, membangun kepercayaan, dan menjaga kredibilitas siaran.
“Banyak orang bisa public speaking, tapi tidak semua punya ‘sense’ sebagai penyiar. Ini profesi yang menuntut kepekaan dan tanggung jawab,” ujar Margareta, yang juga mantan Kepala LPPL Radio Tuntung Pandang FM.
Ia memberi apresiasi khusus kepada para penyiar senior atas loyalitas mereka. Dalam kesempatan ini, ia berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah. Ini agar radio lokal terus tumbuh dan relevan di tengah perkembangan teknologi.
“Kunci konsistensi adalah mencintai pekerjaan itu sendiri,” pesannya.
Dirut LPPL Tuntung Pandang FM, Maslani, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis. Tujuan utamanya adalah mencetak penyiar yang tak hanya menarik di udara, tetapi juga punya kedekatan emosional dengan pendengar.
“Jangan hanya jadi pengisi waktu luang. Jadilah penyiar yang inspiratif, profesional, dan berani berinovasi,” tegasnya.
Para peserta dapat pembekalan materi dari para praktisi dan profesional penyiaran:
- Aulia Rahman (RRI Banjarmasin): Teknik Siaran Lanjutan
- Resa Sabrina Rahmayanti: Personal Branding dan Public Speaking untuk Penyiar
- Nelly Ariani: Level Up LPPL Radio Tuntung Pandang FM
Kegiatan ini harapannya dapat membangun penyiar muda yang berwawasan, inovatif, dan adaptif. Selain itu, juga dapat memperkuat posisi LPPL sebagai pilar komunikasi publik dan penggerak informasi lokal di Tanahlaut.





