Fisik Stadion 17 Mei Rampung 100 Persen, Temuan Wagub Kalsel, Rumput Lapangan Tak Rata

oleh
Wagub Kalsel meninjau Stadion 17 Mei. Meski bangunan fisik 100 persen namun masih terdapat kekurangan pada rumput lapangan. Foto : MC Kalsel
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pembangunan fisik Stadion 17 Mei Banjarmasin telah rampung 100 persen. Pengerjaan sejak 2019 silam. Pada 2024 lalu pengerjaan fisik telah mencapai 100 persen. Kendati demikian, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menemukan beberapa kekurangan.

Ia meninjau Stadion 17 Mei pada Sabtu (12/4/2025). Bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel. Di sana ia menemukan beberapa kekurangan. Di antaranya terkait rumput lapangan.

Menurut Hasnur, rumput lapangan tidak rata dan tumbu rumput liar. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Dinas PUPR Kalsel untuk segera melakukan perbaikan. Ia menekankan pentingnya percepatan perbaikan lapangan. Agar pemanfaatn stadion dapat sesegeranya. Terutama untuk latihan dan kegiatan Elite Pro Academy (EPA). 

Ia mengungkapkan, kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah provinsi. Dalam mengembalikan fungsi stadion kebanggaan masyarakat Banua. “Kita ingin penggunaan lapangan ini untuk latihan dan EPA dulu. Untuk pertandingan resmi Liga 1. Kita masih akan mengevaluasi kekurangan sesuai standar,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menginformasikan. Pembangunan fisik tribun stadion 17 mei telah rampung 100 persen pada tahun 2024. Ia juga menyebutkan bahwa Pemprov Kalsel telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar. Pada APBD Murni 2025 untuk perbaikan lintasan lari. 

“Namun, dengan arahan wagub agar pembenahan lapangan terlebih dahulu. Kita akan berkoordinasi dengan pihak Lestarindo untuk prioritas perbaikan,” jelas Yasin.

Sehubungan dengan kondisi lapangan yang mulai kurang terawat. Dinas PUPR menegaskan bahwa tanggung jawab pemeliharaan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel. 

“Perawatan dan pengelolaan lapangan ini kewenangan Dispora,” tutup Yasin.

Visited 1 times, 1 visit(s) today