KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjarbaru mulai menyusun strategi untuk memperluas perolehan kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. Salah satu target yang dibidik yakni menempatkan wakil partai di seluruh daerah pemilihan (dapil).
Langkah awalyakni memperkuat organisasi hingga ke tingkat paling bawah. PKB Banjarbaru menargetkan pembentukan kepengurusan ranting di seluruh 20 kelurahan dapat selesai pada November 2026.
Ketua DPC PKB Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas, mengatakan konsolidasi internal menjadi agenda penting setelah pelantikan jajaran pengurus DPC.
“Setelah ini kita akan menyusun kepengurusan ranting yang ada di 20 kelurahan untuk Kota Banjarbaru. Insyaallah November sudah selesai semuanya,” katanya.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi di tingkat kelurahan harapannya dapat memperluas jangkauan partai sekaligus mempersiapkan kader untuk menghadapi persaingan politik pada 2029.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian PKB yaitu Kecamatan Cempaka. Wilayah ini memiliki peluang untuk kembali menyumbangkan kursi legislatif setelah partai tersebut kehilangan keterwakilan selama dua periode terakhir.
Ririk berharap konsolidasi sejak dini dapat menjadi modal bagi PKB untuk merebut kembali kursi di wilayah tersebut.
“Harapannya di periode yang akan datang dengan struktur kepengurusan yang ada, kita berharap di Cempaka terisi,” harapnya.
Selain menyasar Cempaka, PKB Banjarbaru juga mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perubahan jumlah dapil dalam pemilu mendatang.
Ririk menyebut, jika pembagian dapil yang sebelumnya berjumlah empat berubah menjadi lima, partainya menargetkan seluruh dapil tersebut memiliki wakil dari PKB.
Namun, rencana itu masih menunggu kepastian mengenai penataan dapil dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau nanti memang jadi pecah menjadi lima dapil, harapannya lima dapil nanti terisi semua,” pungkasnya.





