Ratusan Peserta Ikuti MTQ ke-21 Banjarbaru, Wali Kota Lisa Dorong Pembinaan Generasi Qur’ani

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Sebanyak 168 peserta ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-21 Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026. Ajang tahunan ini diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Aula Bina Satria, Selasa (13/10/2026).

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Banjarbaru Heri Atmaja menyampaikan bahwa seluruh peserta yang mengikuti MTQ tahun ini merupakan warga Kota Banjarbaru. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang lomba.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini lebih semarak sebagai upaya meningkatkan motivasi para kafilah untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

Selain menjadi ajang perlombaan, pembukaan MTQ ke-21 juga bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara LPTQ Banjarbaru dan sejumlah lembaga keagamaan.

Lembaga yang terlibat dalam kerja sama tersebut meliputi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAQKSI). Rumah Tahfidz, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), serta Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (K3MA) Kota Banjarbaru.

Lisa Halaby mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga tersebut. Ia menilai, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas pembinaan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Banjarbaru.

Ia menyebut, sinergi tersebut menjadi yang pertama kali di Kota Banjarbaru. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat harapannya dapat menindaklanjutinya melalui program nyata dan berkelanjutan, bukan sebatas penandatanganan kesepakatan.

“Harapan sinergi ini mampu melahirkan lebih banyak qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi muda Qur’ani di Kota Banjarbaru yang berprestasi dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lisa menegaskan, MTQ memiliki peran strategis sebagai sarana dakwah dan syiar Islam. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat keimanan serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Nilai Agama

Ia berharap, pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya melalui kegiatan keagamaan. Tetapi juga dapat menerapakannya dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan visi Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (EMAS).

Kepala Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Mukhlis Ridhani, menyampaikan apresiasi yang sama. Ia berharap penyelenggaraan MTQ membawa keberkahan bagi daerah serta mendorong nilai-nilai Qur’ani menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepada seluruh peserta, Lisa berpesan agar mengikuti perlombaan dengan sungguh-sungguh, menampilkan kemampuan terbaik, serta tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas.

Ia juga berharap MTQ tingkat kota ini dapat melahirkan kafilah-kafilah unggulan yang mampu membawa nama Banjarbaru pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada dewan juri dan majelis hakim Lisa meinta menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh dedikasi. Agar hasil perlombaan berlangsung adil serta dapat dipertanggungjawabkan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today