Kampung Ketupat Banjarmasin Bakal Ditata Ulang, Pemkot Siapkan Pos Jaga TNI-Polri

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan penataan ulang kawasan Kampung Ketupat di Kelurahan Sungai Baru setelah aset tersebut kembali dikelola pemerintah kota. Hasil verifikasi menunjukkan lebih dari 60 persen bangunan di kawasan itu mengalami kerusakan.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengatakan penataan penting untuk mengembalikan fungsi kawasan sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dari hasil verifikasi dinas terkait, hampir lebih dari 60 persen mengalami kerusakan. Tentu kami ingin menata kembali. Ada juga laporan masyarakat bahwa kawasan ini kerap jadi tempat hal-hal negatif,” katanya, Rabu (14/10/2026).

Selain kerusakan bangunan, Pemkot Banjarmasin menerima laporan dugaan penyalahgunaan kawasan, mulai dari aktivitas minum-minuman keras hingga berpacaran tanpa pengawasan memadai.

Untuk memperkuat pengawasan, pemerintah kota berencana menempatkan pos penjagaan yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Tentunya ke depan kami akan menata, dan nanti ada pos jaga antara TNI, Polri, dan Satpol PP yang akan kami tempatkan,” ucapnya.

Pemkot juga akan melibatkan ketua RT dan masyarakat sekitar dalam pembahasan konsep penataan. Kawasan tersebut rencananya akan menjadi ruang publik, lengkap dengan taman, ruang baca, dan area bermain anak.

Meski mengalami perubahan fisik, nama Kampung Ketupat tetap bertahan untuk menjaga identitas kawasan dengan aktivitas perdagangan ketupat.

“Hanya bangunannya tidak sebesar ini lagi. Nanti akan kita rombak, tentunya bentuknya seperti tubuh ketupat,” ungkapnya.

Yamin menyebut kawasan itu wacananya dapat menjadi akses masyarakat secara gratis. Namun, fasilitas tertentu, seperti teater, tetap berpotensi untuk kegiatan berbayar dengan retribusi sesuai jenis pemanfaatannya.

“Kawasan itu wacananya tidak akan ada tarif tertentu, tetapi tetap akan dikelola. Seperti teater ini bisa untuk acara-acara. Mungkin nantinya akan ada retribusinya sesuai kegunaan dan pemanfaatannya,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Banjarmasin telah memasukkan perencanaan awal melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar menentukan konsep penataan kawasan Kampung Ketupat.

Visited 1 times, 1 visit(s) today