KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Salah satu agenda event yang akan berlangsung adalah Antasan Banjar Festival 2026. Event akan tersebut berlangsung mulai Jumat, 4 September hingga Minggu, 6 September 2026. Lokasinya di Gedung Balairung Sari, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan.
Antasan Banjar Festival (ABF) merupakan festival musik tradisi tahunan yang merayakan kekayaan bunyi, budaya sungai, dan keberagaman musik Nusantara dengan Kalimantan Selatan sebagai titik temu. Diselenggarakan di tepian Sungai Martapura, Banjarmasin.
Festival ini menghadirkan pertunjukan musik, lokakarya, forum diskusi, pameran budaya, ruang ekonomi budaya. Serta berbagai aktivitas publik yang mempertemukan seluruh steakholder ekosistem musik. Berangkat dari filosofi sungai sebagai ruang perjumpaan dan pertukaran budaya. Antasan Banjar Festival menjadi wadah bagi musik tradisi untuk terus hidup. Berkembang dan berdialog dengan perkembangan zaman melalui semangat kolaborasi yang inklusif.
Berawal sebagai identitas penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) di Kalimantan Selatan, Sebuah program nasional yang memiliki dua mandat utama. Yaitu memperkuat musik tradisi sebagai warisan budaya sekaligus mendorong musik tradisi sebagai ruang inovasi. Antasan Banjar Festival terus berkembang sebagai platform pengembangan musik tradisi yang menghubungkan pelestarian, penciptaan, dan jejaring musik.
Festival ini tidak hanya menampilkan kelompok-kelompok musik dari Kalimantan Selatan, namun juga berusaha menjangkau kelompok musik dari daerah di Indonesia dan mancanegara. Selain itu ABF juga mendorong lahirnya kolaborasi lintas budaya, regenerasi seniman, serta penguatan ekosistem musik tradisi. Melalui komitmen menghadirkan pengalaman budaya yang berkualitas, ABFl menempatkan Banjarmasin sebagai salah satu destinasi penting bagi perkembangan musik tradisi dan world music di Asia Tenggara.





