KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu membuka Sekolah Pangan di Balai Rakyat Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana, Senin (21/9/2026). Program ini mendorong pelaku UMKM mengembangkan produk olahan ikan sekaligus memperluas peluang usaha keluarga.
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri dari pelaku UMKM pengolah hasil perikanan. Serta anggota TP PKK Kecamatan Angsana dan TP PKK desa se-Kecamatan Angsana.
Peserta juga mendapat materi dan praktik diversifikasi produk olahan ikan. Di antaranya bola-bola nasi ikan, mi kering berbahan tepung ikan, dan stik ikan.
Kegiatan ini inisiasi Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Perikanan Tanahbumbu. Menghadirkan narasumber dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan ULM Banjarbaru, yakni Dr. Indira Fitriliyani S.Pi., M.Si., Dr. Ir. Dewi Kartika Sari, MP., M.Si., dan Dr. Ir. Rita Khairina, MP.
Bupati Tanahbumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perikanan Andi Anwar Sadat mengatakan Sekolah Pangan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha. Untuk mengoptimalkan potensi perikanan dari hulu hingga hilir.
“Sekolah Pangan menjadi wadah edukatif yang efektif dalam mengoptimalkan potensi perikanan Kabupaten Tanah Bumbu dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan produk olahan ikan harapannya juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Membuka peluang usaha baru, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting melalui konsumsi pangan berbasis ikan yang kaya protein.
Kabid P2HP Dinas Perikanan Tanahbumbu Rahmiwati Zulfah mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan pelaku usaha. Untuk meningkatkan mutu produk, keamanan pangan, standar higienis, dan strategi pemasaran.
Sekolah Pangan terarah untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk olahan ikan, memastikan keamanan pangan, dan memperluas pasar bagi pelaku usaha perikanan di Tanahbumbu.





