KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 September 2026.
Kebijakan tersebut berlaku menyusul kualitas udara Banjarmasin yang masih berada pada kategori sangat tidak sehat. Pada Rabu (9/9/2026), angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 298.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama mengatakan perpanjangan PJJ menjadi langkah antisipasi untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak buruk kualitas udara.
Kebijakan tersebut juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 20 Tahun 2026.
“Melihat kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori sangat tidak sehat, PJJ kita lanjutkan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 September 2026,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).
Selama masa perpanjangan, seluruh ketentuan pelaksanaan PJJ yang sebelumnya, tetap berlaku. Peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rumah sesuai mekanisme masing-masing satuan pendidikan.
“Ketentuan sebelumnya tetap berlaku. Pembelajaran tetap berjalan dari rumah selama masa perpanjangan PJJ ini,” katanya.
Ryan mengatakan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akan mengevaluasi kebijakan tersebut secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara.
Keputusan untuk kembali menerapkan pembelajaran tatap muka akan menyesuaikan kondisi udara dan hasil evaluasi pemerintah.
“Kebijakan ini akan terus kita evaluasi secara berkala sesuai dengan perkembangan kualitas udara di Banjarmasin,” tegasnya.
Ia mengimbau seluruh pihak mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan sembari menunggu perkembangan kondisi udara selanjutnya.





