1.000 Pohon Ditanam di Banjarmasin, TNI Sasar Bantaran Sungai untuk Tekan Erosi

oleh
oleh
Dandim 1007/Banjarmasin Slamet Riyadi bersama unsur terkait saat penanaman pohon di kawasan Taman Teluk Kelayan.
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Komandan Kodim (Dandim) 1007/Banjarmasin Slamet Riyadi memimpin penanaman 1.000 bibit pohon secara simbolis di kawasan Taman Teluk Kelayan, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

Selain jajaran TNI, kegiatan turut hadir Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H., jajaran Lanal Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin, mahasiswa, Gerakan Pramuka serta sejumlah pihak terkait.

Dari total 1.000 bibit yang ada, penanaman dilakukan di sejumlah kawasan Kota Banjarmasin, terutama wilayah pinggiran sungai. Jajaran Koramil di wilayah Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan turut melakukan penanaman.

Slamet Riyadi mengatakan pemilihan jenis pohon tidak sekadar untuk memperindah kawasan. Pohon keras seperti mahoni dan trembesi memiliki manfaat penting untuk kawasan aliran sungai karena dapat membantu menahan erosi.

“Kita yang berada di wilayah aliran sungai, kita tanam pohon keras seperti mahoni dan trembesi. Tujuannya jelas, selain untuk penghijauan juga untuk menahan erosi pada aliran sungai,” ujar Slamet di sela kegiatan.

Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah awal, namun harus dengan perawatan. Ia mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait menjaga bibit yang telah tertanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Apalagi kondisi saat ini kemarau hingga dampak pemanasan global. Harapannya, partisipasi ini dapat berdampak terhadap penghijauan dan membantu pernapasan dunia,” katanya.

Slamet menegaskan gerakan penanaman pohon tersebut berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Karena itu, kegiatan tidak boleh berhenti sebagai seremoni peringatan HUT TNI.

Menurutnya, keberadaan pohon berkaitan langsung dengan keberlangsungan kehidupan, mulai dari menghasilkan oksigen hingga membantu menjaga cadangan air.

“Gerakan hari ini juga sebagai upaya menguatkan kesadaran bersama untuk merawat dan mencintai alam, untuk diwariskan pada generasi selanjutnya,” tambahnya.

Ia mengatakan penanaman 1.000 pohon sekaligus menjadi pesan bahwa penghijauan kawasan sungai membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Perawatan setelah penanaman menjadi kunci agar bibit tidak sekadar menjadi angka dalam laporan kegiatan, tetapi tumbuh menjadi pelindung bantaran sungai dan ruang hijau bagi masyarakat Banjarmasin.

“Apalagi di tengah kondisi kemarau dan ancaman dampak pemanasan global, gerakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga lingkungan Kota Banjarmasin sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk merawat kawasan sungai,” tutupnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today