KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) NPCI Kalsel 2026. Bagian dari evaluasi pembinaan atlet paralimpik di daerah, Jumat (4/9/2026).
Kejurprov tersebut mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni para tolak lempar dan para panahan. Oerwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, mengikuti kompetisi ini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Pebriadin Hafiz, mengatakan Kejurprov menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet yang selama ini telah berjalan, sekaligus mengoptimalkan potensi cabang olahraga yang menjadi andalan Kalsel.
“Dengan keterbatasan yang ada, kegiatan ini kami desain secara efisien. Cabang olahraga kejurprov ini merupakan salah satu lumbung prestasi, sehingga pembinaannya harus maksimal,” ujar Pebriadin.
Menurutnya, hasil evaluasi dari Kejurprov akan menjadi bahan untuk menentukan langkah pembinaan selanjutnya, terutama dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Ia berharap pembinaan dapat kembali menghasilkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan pada ajang nasional. Terlebih, daerah lain juga terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pembinaan atlet paralimpik.
Sementara itu, Ketua NPCI Kalsel Sumansyah menyebut antusiasme peserta mengikuti Kejurprov cukup tinggi. Kompetisi ini menjadi bagian dari proses pemantauan dan evaluasi atlet dalam program pembinaan dan pelatihan daerah (Pelatda) 2026.
“Peserta sangat antusias. Ada 13 kabupaten/kota yang mengikuti Kejurprov ini dengan dua cabang olahraga, yaitu para tolak lempar dan para panahan,” katanya.
Pada cabang para tolak lempar, terdapat 14 nomor pertandingan. Sementara para panahan mempertandingkan empat nomor.
Sumansyah menegaskan, hasil Kejurprov NPCI juga akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan komposisi atlet untuk program pembinaan berikutnya.
“Atlet yang tidak menunjukkan perkembangan akan dievaluasi dan berpotensi tergeser pada program pembinaan 2027,” ujarnya.
Melalui Kejurprov NPCI Kalsel 2026, pembinaan atlet diharapkan semakin terarah sehingga mampu melahirkan atlet paralimpik berprestasi dan kompetitif di tingkat nasional.





