KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu menerima penghargaan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Atas dukungan, kerja sama, dan kontribusi dalam pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkungan Hidup.
Penghargaan melalui Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, kepada Bupati Tanahbumbu Andi Rudi Latif yang di wakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais. Pada kegiatan Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM Tahun 2026 di Auditorium ULM Banjarbaru, Sabtu (11/7/2026).
Bupati Andi Rudi Latif melalui Eryanto Rais mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah. Untuk terus mendukung program pengabdian mahasiswa yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mendukung pelaksanaan program pengabdian mahasiswa. Yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemkab Tanahbumbu dan ULM. Dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang lingkungan hidup.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, menilai KKN Tematik menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu mempercepat pencapaian target nasional pengelolaan sampah dan budaya peduli lingkungan.
Ketua Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu ULM, Indira Fitriliyani, menjelaskan KKN Tematik 2026 menghadirkan berbagai program pengabdian yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu program yang dijalankan adalah KKN Literasi, hasil kolaborasi ULM dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program tersebut berfokus pada penguatan budaya membaca, literasi informasi, pendampingan di sekolah dan masyarakat, serta monitoring dan evaluasi kegiatan literasi.





