KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Tata Kelola Koperasi bagi pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (14/7/2026).
Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi agar mampu mengelola organisasi secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam sambutan Bupati Tanahbumbu Andi Rudi Latif yang dibacakan Sekretaris Diskumdagri, Romatua S. Simanjuntak, Kepala Dinas Kumdagri Eryanto Rais menyampaikan bahwa kemajuan koperasi tidak hanya dari besarnya modal, tetapi juga kualitas manajemen, tata kelola, kepatuhan terhadap regulasi, dan integritas para pengurus.
Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatnya persaingan usaha, serta tuntutan transparansi publik.
“Pemerintah memberikan perhatian besar terhadap penguatan kelembagaan koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga yang sehat, profesional, produktif, serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengurus koperasi meningkatkan disiplin administrasi, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu. Menyusun laporan keuangan yang akuntabel, dan mengembangkan unit usaha sesuai potensi daerah. Serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota.
“Keberhasilan koperasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola hingga anggota. Dengan semangat kebersamaan, koperasi di Kabupaten Tanahbumbu harapannya semakin maju, sehat, mandiri, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Novita Mayasari, mengatakan bimtek mengikutkan sekitar 40 peserta. Terdiri atas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi dari seluruh Kabupaten Tanahbumbu.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan pemahaman perkoperasian sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan koperasi agar mampu menghadapi tantangan usaha yang semakin dinamis.
Narasumber dari tenaga ahli Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetya Wibawa. Ia menyampaikan materi mengenai perencanaan dan penganggaran koperasi, manajemen risiko. Serta penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) koperasi.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanahbumbu berharap kualitas tata kelola koperasi semakin meningkat. Sehingga mampu memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan secara berkelanjutan.





