BPBD Tanahbumbu Gelar Rapat Pusdalops Karhutla, Kemarau Diprediksi hingga September 2026

oleh
oleh
Hadapi Musim Kemarau, BPBD Tanah Bumbu Gelar Rapat Pusdalops-PB. (Foto: MC Tanahbumbu)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahbumbu menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB). Sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Kamis (9/7/2026).

Bupati Tanahbumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Pelaksana BPBD Tanahbumbu, H Sulhadi, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut Rakor Karhutla di Banjarbaru.

“Kabupaten Tanahbumbu memiliki karakteristik yang berbeda dari kabupaten lain. Meskipun jumlah hotspot relatif sedikit, potensi terjadinya Karhutla tetap harus jadi kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Sulhadi menegaskan bahwa apabila upaya pencegahan tidak diperkuat sejak dini, risiko meluasnya bencana Karhutla akan semakin besar. Karena itu, kesiapsiagaan seluruh personel dan pemangku kepentingan harus terus ada peningkatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Muhammad Riswan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG. Musim kemarau perkiraan masih berlangsung hingga September 2026. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko Karhutla di wilayah Bumi Bersujud.

Melalui rapat ini, BPBD Tanahbumbu menegaskan komitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan personel dan peralatan. Serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today