KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, merespons tuntutan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalsel dalam aksi unjuk rasa di DPRD Kalsel, Senin (15/6/2026). Ia berjanji menghadirkan anggota DPR RI asal Kalsel untuk mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa dalam tiga hari ke depan.
Supian HK menjelaskan bahwa mayoritas tuntutan mahasiswa merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga anggota DPR RI dinilai menjadi pihak yang tepat untuk menerima dan menindaklanjuti aspirasi tersebut.
“Tuntutannya mengarah ke pusat semuanya. Kita hanya memfasilitasi, tetapi beliau mendengar langsung dari anggota yang mewakili Kalsel,” ucapnya.
Pihaknya akan segera melayangkan surat undangan kepada seluruh anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalsel. Sejumlah anggota DPR RI bahkan sudah ia hubungi untuk memastikan kehadiran mereka di DPRD Kalsel.
Aliansi BEM Kalsel menyampaikan empat tuntutan dalam aksi unjuk rasa ini. Pertama, mendesak pemerintah menghentikan realisasi Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih. Kedua, meminta pemerintah pusat membatalkan rencana kenaikan harga BBM dan mengendalikan harga kebutuhan pokok. Ketiga, menyatakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Polri. Keempat, mendesak pemerintah lebih memprioritaskan kesejahteraan pendidikan bagi masyarakat di wilayah terpencil.





