KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby turut berempati atas kejadian yang menimpa ustazah HN. Salah satu ustazah di salah satu ponpes ini meninggal dunia usai jadi korban dua begal. Di Sungai Ulin, beberapa waktu lalu.
Lisa Halaby memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum. Dia memerintahkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APMP2KB) Banjarbaru. Menjenguk kediaman ustazah HN, Senin (4/5/2026).
“Wali kota meminta kami berkunjung ke rumah korban untuk memberikan dukungan moril,” kata Kepala DP3APMP2KB Banjarbaru, Erma Epiyana Hartati.
“Beliau (wali kota) sebenarnya ingin hadir langsung, namun ada kegiatan mendesak yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.
Erma menyampaikan bahwa wali kota sangat mengapresiasi dedikasi almarhumah Ustazah HN sebagai pendidik agama yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban begal, Pemko Banjarbaru tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga membuka ruang dukungan moril dan pendampingan.
“Melalui unit-unit di bawah dinas kami, pemerintah siap memberikan layanan penguatan psikologis bagi keluarga apabila memerlukan pascakejadian,” tutupnya.
Sementara itu, Lurah Sungai Ulin, Guntur Adi Prasetyo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru yang sudah sangat peduli terhadap masyarakat.
“Respons wali kota sangat cepat dan sangat peduli terhadap apa yang menimpa warganya,” singkat Guntur.





