Waspada Panic Buying di Banjarmasin, Disperdagin Perketat Pengawasan dan Ancam Tindak Penimbun

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin mengeluarkan peringatan keras kepada pedagang agar tidak memainkan harga di tengah kekhawatiran masyarakat akibat gejolak konflik Timur Tengah, Minggu (5/4/2026).

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banjarmasin, Noorsyahdi, menegaskan bahwa fenomena panic buying berpotensi menjadi celah bagi pedagang nakal untuk menaikkan harga bahan pokok.

“Kalau masyarakat membeli secara berlebihan, justru itu membuka peluang permainan harga,” ujarnya.

Ia memastikan stok bahan pokok di Banjarmasin masih aman dan terkendali. Isu kenaikan BBM yang beredar juga tidak benar dan tidak berdampak pada harga kebutuhan pokok.

Untuk meredam potensi lonjakan, dinas terus operasi pasar murah. Selain itu, juga memperketat pengawasan terhadap distributor besar melalui kerja sama dengan Perumda Pasar Baiman dan Bulog.

Jika ada penimbunan bahan pokok seperti beras, gula, atau bawang, dinas bersama Tim Pangan dan aparat kepolisian siap mengambil tindakan tegas.

“Kalau ada laporan penimbunan, pasti kami tindaklanjuti. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Noorsyahdi juga mengingatkan para pedagang menjaga integritas dalam berdagang.

“Jangan coba-coba bermain di situasi seperti ini,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today