KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – PS Barito Putera harus merelakan kemenangan yang sudah di depan mata. Laskar Antasari terpaksa berbagi poin 1-1 dengan Persiku Kudus setelah gol bunuh diri dramatis di menit 90+9 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (29/3/2026).
Barito tampil dominan dan memecah kebuntuan pada menit ke-73 melalui tendangan bebas indah Rizky Pora.
Keunggulan 1-0 itu seharusnya cukup untuk mengunci kemenangan. Namun, Barito kehilangan fokus di momen paling krusial.
Tekanan tanpa henti dari Persiku Kudus di penghujung laga berbuah petaka. Sepakan Igor Costa membentur Renan Alves dan masuk ke gawang sendiri pada menit 90+9.
Gol bunuh diri itu menjadi penyama kedudukan Barito di akhir pertandingan.
Situasi Barito Putera semakin memburuk setelah Bagas Kaffa menerima kartu merah akibat terpancing emosi di menit-menit akhir.
Pelatih Persiku Kudus, Bambang Pujo Soemantri, menyebut hasil ini buah dari kerja keras timnya.
“Ini pertandingan yang sangat sulit. Satu poin ini sangat berarti bagi kami yang berjuang menjauh dari zona degradasi,” ujarnya.
Sementara itu, asisten pelatih Barito Putera, Isnan Ali, menyesalkan banyaknya peluang yang terbuang.
“Kami sangat kecewa. Banyak peluang, tapi tidak jadi gol. Kami juga lengah dalam penjagaan dan memberi ruang kepada lawan untuk menembak,” ungkapnya.





