KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama sejumlah elemen masyarakat membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di tiga titik Kota Banjarmasin, Minggu (11/10/2026). Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa ULM, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) ULM. Serta Pengurus Pusat Program Studi Kepolisian, dan para relawan.
Dosen Fakultas Hukum ULM, Daddy Fahmanadie, mengatakan pembagian masker menyasar tiga lokasi strategis. Yakni di depan kampus ULM Banjarmasin, bundaran dekat Masjid Hasanuddin Madjedi. Serta kawasan Jembatan Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala.
“Yang di terakhir supaya perbatasan antara Banjarmasin dan Batola dibawah Jembatan Alalak atau lebih sering dikenal dengan Jembatan Basit,” ujarnya.
Daddy mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin. Dukungan kepolisian membantu pengamanan kegiatan sekaligus pengaturan lalu lintas selama pembagian masker berlangsung.
“Beliau mendukung penuh sehingga kita hari ini bisa berkolaborasi dengan pihak Polresta pengamanan lalu lintasnya,” tuturnya.
Daddy menegaskan, pembagian masker tidak hanya bertujuan membantu masyarakat menghadapi kabut asap, tetapi juga mengajak berbagai pihak terlibat dalam penanganan dampak karhutla di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.
“Apapun untuk kebaikan, meredakan dan menanggulangi kebakaran lahan. Semoga kebakaran lahan ini untuk Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin bisa selesai,” ucapnya.
Menurutnya, penanganan dampak karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai elemen. Karena itu, ia mengajak mahasiswa dari perguruan tinggi lain dan para relawan untuk turut melakukan aksi sosial bagi masyarakat.
“Kami menghimbau kepada seluruh rekan rekan, relawan dan mahasiswa di Universitas lain untuk turun bahu membahu supaya bisa melakukan aksi-aksi seperti sosial,” pungkasnya.





