55 Korban Masih Hilang, Basarnas Hentikan Sementara Penyelaman KM Virgo

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Basarnas menghentikan sementara pencarian korban di dalam badan KM Virgo Transport 8 melalui metode penyelaman. Karena kondisi kapal semakin berisiko bagi keselamatan penyelam.

Kepala Basarnas Nasional Mohammad Safii mengatakan penghentian penyelaman saat operasi pencarian dan evakuasi memasuki hari ke-21. Pencarian di dalam kapal akan berlanjut setelah proses salvage selesai dan kondisi kapal aman serta stabil.

“Pencarian di dalam badan kapal baru akan berlanjut setelah proses salvage atau pengangkatan kapal selesai dan kondisi kapal aman serta stabil,” ujarnya saat konferensi pers, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Safii, penyelam hanya mampu melakukan penetrasi sekitar 10 hingga 15 meter ke dalam badan kapal karena akses terhalang material dan debris. Kondisi di dalam kapal juga memiliki visibilitas rendah, banyak benda tajam, serta berpotensi mengalami perubahan posisi.

Selain itu, penyelam harus bekerja pada kedalaman sekitar 27 meter sehingga waktu pencarian terbatas.

“Pertimbangannya terutama keselamatan personel. Kondisi di dalam kapal sangat kompleks, banyak debris, banyak benda tajam, visibilitas juga sangat rendah, sehingga risiko terhadap penyelam cukup tinggi,” ujarnya.

Sejak hari ke-19 operasi, tidak lagi ditemukan korban melalui akses yang telah dibuka di dalam kapal.

“Untuk pencarian di dalam kapal, sementara kita hentikan penyelaman karena kondisi kapal cukup berisiko bagi penyelam. Kita akan melanjutkan kembali setelah proses salvage selesai dan kapal dalam kondisi aman serta stabil,” jelasnya.

Meski penyelaman berhenti, operasi SAR tetap berjalan. Basarnas mengalihkan pencarian ke permukaan laut dan wilayah pesisir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat.

Penyisiran akan mempertimbangkan pola arus, angin, gelombang, serta berbagai temuan tim SAR di lapangan.

“Operasi SAR tetap berjalan. Fokus kita sekarang adalah pencarian di permukaan dan wilayah pesisir, sambil mendukung proses salvage. Setelah kapal berhasil terangkat dan kondisinya aman, pencarian di dalam badan kapal dapat kembali berjalan,” tandasnya.

Hingga hari ke-21, Basarnas mencatat 188 korban telah ditemukan dari total 243 penumpang dalam manifes. Sebanyak 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 55 orang masih hilang. Proses salvage menjadi tahapan penting untuk membuka kembali akses pencarian di dalam badan KM Virgo.

“Kami berharap pengangkatan kapal dapat menciptakan kondisi yang lebih aman. Sehingga pencarian terhadap puluhan korban yang masih hilang dapat berlanjut secara maksimal,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today