KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Hujan ringan kemungkinan bakal mengguyur hampir seluruh wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), di tengah musim kemarau ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memperkirakan hal ini.
Perkiraannya hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Kalsel pada 3–5 September 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru, Ota Welly Jenny Thalo, mengatakan potensi hujan tertinggi perkiraannya terjadi pada Jumat, 4 September 2026.
Berdasarkan pantauan model Ensemble Forecast System (EFS), hampir seluruh wilayah Kalsel berpeluang mengalami hujan ringan. Namun, Kota Banjarmasin menjadi satu-satunya wilayah kemungkinan tidak mengalami kondisi serupa.
“Yang paling berpotensi itu di tanggal 4. Dari model EFS yang kami pakai, terpantau adanya potensi hujan ringan untuk seluruh wilayah Kalsel, kecuali Banjarmasin,” kata Jenny,
Curah hujan yang terjadi kemungkinannya masih berada dalam kategori ringan, yakni dengan intensitas kurang dari 20 milimeter (mm). Angka tersebut masih di bawah kategori sedang yang berada pada kisaran 20–50 mm dan hujan lebat sebesar 50–150 mm.
Terkait kemungkinan perubahan prakiraan cuaca, BMKG menilai prediksi tersebut memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi. Hal itu karena periode prakiraan sudah semakin dekat dengan waktu kejadian.
“Kalau jangka waktunya terlalu lama memang ada potensi perubahan. Tapi karena ini jangka waktunya mepet dan mendekati hari H, kemungkinan melesetnya sedikit. Jadi akurasinya sangat besar,” papar Jenny.
Meski demikian, secara umum cuaca Kalsel dalam sepekan ke depan masih didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Potensi hujan yang muncul pada 3–5 September diperkirakan dapat membantu menurunkan suhu udara yang belakangan terasa cukup terik.





