Kader Posyandu Banjarmasin Dinilai Mumpuni, Fasilitas Jadi Pekerjaan Rumah

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Penilaian Posyandu Kota Banjarmasin di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan. Dari sebelumnya berada di peringkat ketiga, kini Banjarmasin menempati posisi keenam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuardiansyah, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan persoalan utama bukan pada kemampuan kader, melainkan keterbatasan sarana dan prasarana.

“Sebelumnya kita di posisi ketiga, penilaian posyandu terakhir kita berada pada peringkat keenam,” katanya.

Menurutnya, sebagian besar kader Posyandu memiliki kemampuan yang baik. Namun, kondisi fasilitas pelayanan masih menjadi kendala karena banyak Posyandu belum memiliki lokasi yang definitif.

“Dari segi bina kemampuan, para kader kita ini luar biasa. Namun, kelemahan kita ada pada sarana dan prasarana. Posyandu kita kebanyakan belum memiliki tempat yang definitif, masih berpindah-pindah, kadang di rumah warga atau mushola,” jelasnya.

Yanuar mengatakan kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah karena kapasitas kader perlu dukungan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan konsisten.

Pemkot Banjarmasin pun berupaya membenahi persoalan tersebut dengan mendorong tersedianya lokasi Posyandu yang tetap.

“Ke depan kita upayakan lokasi Posyandu tidak lagi berpindah-pindah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menilai peningkatan kapasitas kader tetap perlu seiring semakin luasnya peran Posyandu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang perlu kita lakukan adalah terus mengasah kemampuan, keterampilan klinik, komunikasi, serta mengadopsi inovasi dalam seluruh pelayanan kesehatan,” ujar Neli usai membuka Jambore Posyandu di Sekretariat Besar Khatib Dayyan, Kamis (17/9/2026).

Menurut Neli, Jambore Kader Posyandu tidak hanya menjadi ajang perlombaan. Tetapi juga ruang pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan kader terhadap 25 keterampilan dasar Posyandu.

Kegiatan tersebut mengikutkan kader perwakilan kecamatan hingga kelurahan se-Kota Banjarmasin. Salah satu rangkaian kegiatan berupa lomba cerdas cermat yang menguji pengetahuan peserta terkait 25 keterampilan dasar Posyandu.

Neli menambahkan, peningkatan kapasitas kader juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan prestasi Posyandu Banjarmasin di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Namun, di balik capaian tersebut, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus dibenahi,” imbuhnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today