KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Sebanyak 15 pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanahbumbu mengikuti Pelatihan Kewirausahaan di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Selasa (2/6/2026).
Pelatihan kewirausahaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Terutama terkait sertifikasi halal sebagai salah satu syarat pengembangan usaha dan perluasan akses pasar.
Bupati Tanahbumbu Andi Rudi Latif melalui Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian, Eryanto Rais, melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih. Ia mengatakan pemerintah daerah saat ini memprioritaskan pembinaan UMKM pada pemenuhan sertifikasi halal.
Menurutnya, sertifikasi halal menjadi salah satu faktor penting agar produk lokal mampu bersaing dan masuk ke pasar modern.
“Ke depan, produk yang ingin masuk ke retail modern harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk sertifikasi halal. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami proses dan manfaat sertifikasi halal,” ujarnya.
Selain sertifikasi halal, Rhani juga mendorong pelaku usaha melengkapi legalitas usaha. Seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).
Pemerintah Desa Kersik Putih turut mendukung kegiatan tersebut. Kepala Desa Kersik Putih Rudi Hartono melalui Sekretaris Desa Muhammad Irsyad berharap pelatihan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran.
Dalam pelatihan itu, narasumber dari PT Sucofindo Cabang Batulicin, Joko Suharto, memaparkan pentingnya sertifikasi halal. Sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus upaya meningkatkan daya saing produk.
Sementara itu, Hetty Adriyani Kartini dari PT Sucofindo Cabang Batulicin menjelaskan tahapan audit sertifikasi halal yang harus dilalui pelaku usaha untuk memperoleh sertifikat.
Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk UMKM.
Selain mendapatkan materi pelatihan, seluruh peserta juga menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.





