KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) V dan Rapat Kerja Tahun 2025.
Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Erlinda Puspita Ningrum hadir mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Selatan.
Puspa sapaan Erlinda Puspita Ningrum mengapresiasi IJTI Kalimantan Selatan. Kontribusinya untuk melahirkan karya-karya jurnalistik yang sehat dan mencerdaskan diakui. Ia berharap IJTI juga mampu menjadi jembatan sosialisasi program-program pemerintah. Termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi serta perlindungan anak di ruang digital.
“Kami berharap IJTI bisa menjadi mitra dalam program bersama. Khususnya untuk beberapa agenda seperti perlindungan data pribadi dan perlindungan anak di ruang digital. Ini sangat penting di tengah kemajuan teknologi saat ini,” jelas Erlina saat membuka Musda dan raker IJTI Kalsel.
Dalam Musyawarah Daerah ini, Dina Qomariah terpilih secara aklamasi. Ia akan melanjutkan kepemimpinan dan menakhodai Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Selatan. Tugas ini berlaku untuk periode 2025-2029.
Melalui musyawarah daerah dan rapat kerja ini, IJTI Kalimantan Selatan harapannya semakin solid. Mereka berfokus pada meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi. Selain itu, mereka ingin berperan aktif dalam menyajikan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab bagi masyarakat.
“Kita punya tantangan yang besar ke depan. Tantangan itu adalah memastikan IJTI turut menjadi bagian dalam pers yang sehat dan mencerdaskan. Ini dilakukan dengan karya-karya jurnalistik yang mampu memberikan nilai-nilai positif dalam arus informasi saat ini,” jelas Dina Qomariah.
Dalam Musda dan Raker ini IJTI Kalimantan Selatan juga merumuskan sejumlah program kerja dan kegiatan. Antaralain peningkatan kapasitas anggota melalui uji kompetensi selain membangun sinergi dengan pemerintah dalam kaitan fungsi-fungsi Pers.





