Pemprov Kalsel jadi Pilot Projek Pengadaan Barang dan Jasa Ramah Lingkungan

oleh
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel, Rahmaddin MY. (FOTO: Kalselmaju.com)

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadi daerah pilot projek pengadaan barang dan jasa ramah lingkungan se Indonesia.

Berdasarkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Suistanable Development Goals (SDGs) nomor 12, daerah terpilih sedianya dapat mempromosikan praktek pengadaan publik yang berkelanjutan.

Karena itu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) RI menunjuk Pemprov Kalsel sebagai daerah percontohan, lantaran adanya kebijakan Revolusi Hijau berdasarkan Pergub Nomor 39 tahun 2018 tentang Green Public Procurement atau pengadaan pemerintah yang ramah lingkungan.

LKPP bersama KLHK akan melaksanakan proyek percontohan pengadaan Pemerintah yang berkelanjutan pada lima wilayah, yaitu Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Timur dan Kepulauan Riau pada 2024.

“Kita Diminta LKPP jadi pilot projek pengadaan ramah lingkungan. Menurut LKPP kita konsisten melaksanakan revolusi hijau,” jelas Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel, Rahmaddin MY, Senin (1/4).

Rahmaddin menjelaskan, setiap proses pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel mengedepankan produk yang ramah lingkungan.

“Mungkin saja produk yang dibeli tidak ramah lingkungan, itu yg dihindari. Saat ini belum ada satu provinsi pun yang melaksanakan ini,” ujarnya.

Pada kebijakan ramah lingkungan, penyedia harus menyiapkan sertifikasi produk berasal dari proses yang ramah lingkungan.

“Misalnya membeli kertas, perusahaan produksi kertas harus ajukan bersetifikasi ekuelibel. Artinya yakin barang itu yg tidak berpotensi merusak lingkungan, bahan bakunya bukan dari kayu hasil penebangan liar. Insyaallah tahun ini mulai kita laksanakan sekarang msih proses persiapan, sebelumnya hanya pergub saja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *