Miliki Instalasi Pengolahan Air Besar, BPAM Banjarbakula Layani 3 PDAM

oleh
oleh
Presiden Jokowi saat meresmikan SPAM Banjarbakula pada tahun 2023 lalu
Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula telah melayani 3 perusahaan daerah air minum (PDAM) di Provinsi Kalimantan Selatan. Pertama PDAM/PTAM Intan Banjar, yang beroperasi menyediakan air ke Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kedua PTAM Berkah Banua yang melayani penyediaan air di Kabupaten Tanahlaut. Kemudian PTAM Bandarmasih, yang memberikan pelayanan penyediaan air di Kota Banjarmasin. Untuk menyediaan air bagi tiga PDAM tersebut, bagi BPAM Banjarbakula tak perlu khawatir. Sebabnya badan milik Pemprov Kalsel ini mempunyai dua mesin instalasi pengolahan air (IPA) yang cukup besar.

Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

Kapasitasnya mencapai 750 liter per detik dan dua water treatment plant (WTP). WTP yang dimiliki BPAM Banjarbakula berkapasitas 500 dan 250 liter per detik. “Untuk menjaga kehandalan mesin, pembersihan secara berkala kami lakukan. Pemberishan WTP dilakukan dua kali setahun  berlangsung dari pukul 9 pagi hingga 11 malam, dengan estimasi durasi maksimal 12 jam,” jelas Kepala BPAM Banjarbakula, M. Berty Nakir, baru-baru tadi.

Sebagaimana diketahui, Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Banjarbakula telah diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada tanggal 17 Maret 2023. Peresmian ditandai dengan  penandatanganan prasasti oleh Presiden.

Saat itu Presiden Jokowi mengatakan SPAM Regional  Banjarbakula memiliki manfaat besar untuk mensuplai sekitar 60 ribu rumah tangga yang memerlukan air minum di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut.

“Semuanya akan disediakan dari SPAM ini dan airnya diambil dari  Sungai Riam Kanan. Ditarik kira-kira 20 km, diolah di sini sampai bersih, baru disuplai ke rumah tangga,” kata Presiden Jokowi.

Pembangunan SPAM Regional Banjarbakula mulai dikerjakan pada 2013 melalui pembangunan intake Karang Intan dan Pipa Transmisi berkapasitas 1.200 liter/detik. Selanjutnya dibangun SPAM Regional Banjarbakula tahap I berkapasitas 250 liter/detik dengan bangunan reservoir berkapasitas 2.000 m3 selesai dibangun 2016.

Kemudian pada 2020 dilanjutkan pembangunan tahap II berkapasitas 500 liter/detik dengan bangunan reservoir berkapasitas total 3.000 m3 serta penerapan sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) telah selesai pada akhir tahun 2021. Pembangunan tahap II dikerjakan oleh kontraktor PT Jasuka Bangun Pratama dan konsultan supervisi PT Intimulya Multikencana.

Secara keseluruhan pembangunan SPAM Regional Banjarbakula menelan biaya Rp787 miliar dengan manfaat masyarakat yang terlayani 60.353 Sambungan Rumah (SR). Diharapkan selain memperluas jangkauan pelayanan air minum untuk masyarakat, kehadiran SPAM Regional Banjarbakula juga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi daerah yang terlayani.

Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *