Diserahkan kepada Pemprov Kalsel, Aset SPAM Banjarbakula jadi Milik Daerah

oleh
oleh
Perwakilan Pemprov Kalsel usai serah terima aset SPAM Banjarbakula di Jakarta.
Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Sistem pengolahan Air Minum (SPAM) Banjarbakula kini jadi milik Pemprov Kalsel. Sebelumnya aset ini milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA). Aset tersebut resmi jadi milik Pemprov Kalsel, setelah diserahkan beberapa waktu lalu..

Serah terima barang milik negara kementrian PUPR tersebut langsung di tanda tangani Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin di Jakarta pada 29 November 2023 lalu.

Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Naki,r mengatakan aset tersebut sudah diserahkan dan kami terima. “Jadi tinggal pihak Pemprov Kalsel mengelolanya. Pengelolaan diserahkan kepada kami BPAM Banjarbakula,” pungkasnya, Selasa (5/3/2024).

Pembangunan SPAM Regional Banjarbakula mulai dikerjakan pada 2013 melalui pembangunan intake Karang Intan dan Pipa Transmisi berkapasitas 1.200 liter/detik. Selanjutnya dibangun SPAM Regional Banjarbakula tahap I berkapasitas 250 liter/detik dengan bangunan reservoir berkapasitas 2.000 m3 selesai dibangun 2016.

Kemudian pada 2020 dilanjutkan pembangunan tahap II berkapasitas 500 liter/detik dengan bangunan reservoir berkapasitas total 3.000 m3 serta penerapan sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) telah selesai pada akhir tahun 2021. Pembangunan tahap II dikerjakan oleh kontraktor PT Jasuka Bangun Pratama dan konsultan supervisi PT Intimulya Multikencana.

Secara keseluruhan pembangunan SPAM Regional Banjarbakula menelan biaya Rp787 miliar dengan manfaat masyarakat yang terlayani 60.353 Sambungan Rumah (SR). Diharapkan selain memperluas jangkauan pelayanan air minum untuk masyarakat, kehadiran SPAM Regional Banjarbakula juga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi daerah yang terlayani.

Latest Post
{"ticker_effect":"slide-v","autoplay":"true","speed":3000,"font_style":"normal"}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *