Atasi Kebocoran Pipa, Ini Skenario yang Diterapkan BPAM Banjarbakula

oleh
oleh
Kepala BPAM Banjarbaula, M. Berty Nakir

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – BPAM Banjarbakula memberlakukan beberapa scenario mengatasi kebocoran pipa transmisi. Pertama membuka pintu akses intake air baku PTAM Intan Banjar pada saluran jaringan irigasi Riam Kanan. Skenario pertama itu agar suplai air kepada pelanggan tidak mengalami gangguan.

Skenario 2 menjalankan Armada Truck Tangki Air Bersih Kapasitas 5.000 liter dalam memberikan pelayanan gratis hantaran Air Bersih kepada pelanggan PTAM Intan Banjar yang terdampak pengurangan atau penghentian suplai air bersih. Selain menyiapkan truk milik sendiri, BPAM juga bekerjasama dengan pihak lain untuk menyediakan truk pengangkut air, yaitu dari Sarpol PP dan Damkar Prov Kalsel, BPBD Prov Kalsel dan BPPW Kalsel serta melibatkan sumber daya dari BWS Kalimantan II.

“Kegiatan itu telah kami laksanakan mulai Rabu, 8 April 2024 sampai dengan kondisi suplai air bersih PTAM Intan Banjar normal,” jelas Kepala BPAM Banjarbakula, M. Berty Nakir.

Selanjutnya scenario 3 dengan menjalankan pompa intake Mandikapau dengan kondisi teknis terukur dan terlebih dahulu mengkondisikan limpasan pada titik kebocoran ke badan air terdekat. Skenario tersebut harus dihentikan setelah percobaan kedua karena tidak sesuai rencana dan dikhawatirkan limpasan berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan telah dilaksanakan pada Rabu, 10 April 2024.

“Melaksanakan Skenario 4 yang merupakan hasil rapat bersama BWS Kalimantan II bersama Dinas PUPR Prov Kalsel, BPAM Banjarbakula dan PTAM Intan Banjar, dengan memakai unit Pompa Banjir Portable kapasitas 250 lpd milik BWS Kalimantan II untuk menyuplai air baku ke WTP milik BPAM Banjarbakula,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *