KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan memperbaiki perencanaan dan pengawasan. Ini sebagai upaya antisipasi rendahnya realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Terkait rendahnya realisasi anggaran sebagian satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang saat ini belum mencapai 50 persen.
“Melihat kondisi ini tentunya menjadi perhatian khusus kita. Agar secepatnya perlu adanya perencanaan dan pengawasan yang lebih baik. Ini dilakukan agar anggaran benar-benar memberi dampak yang maksimal,” kata Anggota DPRD Balangan, Ahmad Fauzi, Rabu (30/04).
Fauzi menuturkan selain adanya masalah realisasi anggaran, pihaknya juga menyoroti pendekatan pembinaan aparatur pelaksana teknis. Pembinaan selama ini terpusat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Oleh karena itu, DPRD merekomendasikan agar proses pembinaan di limpahkan langsung kepada instansi-instansi terkait agar dapat berjalan dengan maksimal.
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi perhatian DPRD. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan laboratorium daerah yang saat ini belum optimal.
“Laboratorium daerah bisa di optimalkan, begitu juga dengan peluang investasi. Kita butuh pendekatan yang lebih variatif dalam menggali sumber PAD ini,” tuturnya.
Untuk efisiensi anggaran, DPRD Balangan merekomendasikan agar mengevaluasi kegiatan yang tidak berjalan maksimal. Mereka juga menekankan pengalihan anggarannya ke program-program yang lebih strategis. Ini dilakukan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi atas peran DPRD dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Tahun 2025 menjadi titik awal perjalanan kami dalam periode ini. Sinergi dan kesamaan pandangan dengan DPRD sangat penting agar pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Wabup Balangan berharap rekomendasi DPRD ini menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut. Tujuannya adalah bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun strategi. Ini penting untuk perbaikan kinerja di tahun anggaran berikutnya.





