Rumah Zakat Bantu Relawan Karhutla, Soroti Risiko Keselamatan dan Biaya Operasional

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Rumah Zakat Kalimantan Selatan menyalurkan perlengkapan keselamatan kepada relawan pemadam kebakaran swasta di Banjarmasin. Untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain kebutuhan alat pelindung diri (APD), keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) dan biaya operasional juga menjadi kendala relawan di lapangan.

Representative Manager Rumah Zakat Kalsel, Muhammad Luthfi Alfin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan relawan. Terlebih setelah seorang pejuang kemanusiaan gugur saat menangani karhutla.

“Kami ingin mendukung bagaimana teman-teman pejuang pemadam kebakaran terlindungi keselamatannya. Tidak cuma bermodal semangat, tetapi juga mempunyai peralatan yang lengkap,” ujarnya dalam diskusi mengenai karhutla di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) petang.

Bantuan meliputi empat selang pemadam, enam set seragam APD, enam kacamata pelindung, enam pasang sepatu bot, enam masker respirator, enam kotak masker KN95, dan enam helm keselamatan.

Menurut Luthfi, relawan juga terkadang menghadapi kendala ketersediaan BBM yang menghambat mobilitas menuju lokasi kebakaran.

Melalui program Rumah Zakat Action, pihaknya telah menerjunkan tim ke puluhan titik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Di Kalsel, pengerahan paling banyak di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. Rumah Zakat juga menyediakan layanan siaga sehat dan posko segar untuk mendukung relawan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan sejumlah posko lapangan menggunakan dana APBD. Namun, dukungan berupa peralatan keselamatan dan biaya operasional bagi relawan masih perlu diperkuat.

Husni menyebut relawan Banjarmasin turut membantu penanganan karhutla di daerah sekitar. Dalam sejumlah kondisi, mereka bahkan harus mengandalkan dana urunan ketika BBM dan biaya operasional habis.

“Di balik upaya mencegah api meluas, ada relawan yang menghadapi risiko langsung saat berusaha melindungi lingkungan hingga masyarakat. Ini perlu dukungan,” tegasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today