Detektor Karhutla Raih Juara II, Inovasi Tanahbumbu Berprestasi di Kalsel Innovation Award

oleh
oleh
Kabupaten Tanahbumbu meraih dua capaian dalam ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto: MC Tanahbumbu)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Kabupaten Tanahbumbu meraih dua capaian dalam ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Inovasi Detektor Karhutla meraih juara II kategori umum, sedangkan SIPLAYER dari RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor masuk 10 besar kategori SKPD kabupaten/kota.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam penganugerahan KIA 2026 oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Selasa (20/10/2026).

Penyerahan penghargaan Juara II kategori umum untuk inovasi Detektor Karhutla oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Rusma Khazairin. Bersama Kepala BRIDA Kalsel, H. Thaufik Hidayat. Kepala Bappedalitbang Tanahbumbu, M. Untung RLU, juga hadir mewakili Bupati Andi Rudi Latif.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengapresiasi para inovator dan jajaran yang telah membawa nama daerah dalam ajang tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan adaptif, melayani, dan akuntabel.

Detektor Karhutla merupakan inovasi karya Maskur Nur Hidayat, warga Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana. Teknologi ini untuk mendukung deteksi dini kebakaran hutan dan lahan, memperkuat kesiapsiagaan, serta membantu mempercepat penanganan sebelum api meluas.

Sementara itu, SIPLAYER atau Sistem Integrasi Pelayanan dan Administrasi Elektronik pengembangan dari RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor. Sistem ini mengintegrasikan layanan dan administrasi rumah sakit secara elektronik, termasuk akses ke sistem informasi manajemen rumah sakit, pendaftaran dan antrean daring, serta pengingat jadwal kontrol.

Kepala BRIDA Kalsel H. Thaufik Hidayat mengatakan Kalsel Innovation Award bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap upaya perubahan dan pengembangan budaya inovasi di pemerintahan maupun masyarakat.

Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Rusma Khazairin juga menekankan pentingnya inovasi untuk meningkatkan daya saing daerah dan menghadirkan pelayanan publik yang efektif, efisien, serta adaptif.

KIA 2026 menghimpun 88 proposal inovasi, terdiri atas 40 proposal kategori SKPD provinsi, 26 proposal SKPD kabupaten/kota, dan 22 proposal kategori masyarakat umum.

Visited 1 times, 1 visit(s) today