Tanahlaut Siapkan Atlet Olahraga Tradisional Menuju Pentas Nasional 2028

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanahlaut mulai menyiapkan atlet olahraga tradisional untuk berlaga di tingkat provinsi hingga pentas nasional 2028.

Upaya tersebut melalui Festival Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten 2026. Inisiasi dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tanahlaut di Halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Rabu (7/10/2026).

Wakil Bupati Tanahlaut HM Zazuli yang juga menjabat Ketua PORTINA membuka kegiatan festival. Sejumlah olahraga tradisional dipertandingkan, di antaranya egrang, bahadang, sumpit, tarik tambang, dagongan, bakiak, lari balok, balogo dan silat budaya atau kuntau.

Kompetisi berlangsung dalam dua rangkaian, yakni 7 Oktober serta 9–11 Oktober 2026. Puluhan tim dan peserta dari berbagai wilayah Tanahlaut ikut ambil bagian.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanahlaut Rudi Imtihansyah mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga sekaligus melestarikan olahraga tradisional.

“Dan yang lebih penting adalah upaya kita untuk mewujudkan masyarakat tanahlaut yang aktif, masyarakat tanahlaut yang gemar berolahraga. Sehingga target 70 persen warga gemar berolahraga di tahun 2045 dapat tercapai,” ujar Rudi Imtihansyah.

Menurutnya, para peserta terbaik nantinya akan memperkuat kontingen Tanahlaut di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Hingga ajang nasional di Nusa Tenggara Barat pada 2028.

Wakil Bupati Tanahlaut HM Zazuli mengatakan olahraga tradisional merupakan bagian dari identitas budaya yang mengandung nilai gotong royong, kejujuran dan kebersamaan.

Ia meminta seluruh peserta mengutamakan sportivitas selama pertandingan.

“Menang dan kalah hal biasa. Sportivitas dijaga dan rasa persaudaraan yang utama,” pesan HM Zazuli.

Festival tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mempertahankan permainan tradisional di tengah perkembangan zaman. Total hadiah dari panitia mencapai Rp96 juta. 

Visited 1 times, 1 visit(s) today