KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Urusan ketahanan pangan tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan yang cukup, terjangkau, sekaligus mendorong hasil produksi petani lokal terserap.
wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan hal itu saat melakukan inspeksi ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru.
Dalam kunjungan tersebut, Lisa tidak hanya mengecek aktivitas pelayanan di lingkungan DKP3. Ia juga memastikan sejumlah pejabat yang tidak berada di kantor tengah menjalankan tugas kedinasan maupun perjalanan dinas.
Setelah dari kantor DKP3, Lisa meninjau langsung Kios Pangan DKP3 Banjarbaru. Ia melihat kondisi akses menuju kios serta mengecek komoditas pangan yang tersedia bagi masyarakat.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah beras lokal produksi Bangkal, Kecamatan Cempaka. Lisa juga menanyakan harga sejumlah kebutuhan pokok, termasuk telur.
Kios Pangan tersebut merupakan bagian dari jaringan kios pangan dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Banjarbaru. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun, bagi Lisa, peran DKP3 tidak sebatas menyediakan atau menyalurkan bantuan pangan.
“DKP3 tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi DKP3 juga turut menjaga piring makan masyarakat,” tegas Lisa.
Menurutnya, menjaga “piring makan” masyarakat memiliki makna yang lebih luas. Pemerintah harus memastikan pangan tersedia, harga terjangkau, sekaligus memperkuat sektor produksi pangan lokal.
Produk Lokal
Karena itu, petani di Banjarbaru juga perlu mendapat perhatian. Produk pertanian lokal dinilai harus memiliki ruang untuk dipasarkan sehingga keberadaan program ketahanan pangan turut memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Pesan tersebut menjadi penekanan agar jajaran DKP3 tidak hanya bekerja secara administratif dari balik meja. Program yang dijalankan harus memiliki dampak nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Wiwin Robiaty menyambut positif kunjungan Wali Kota tersebut.
Menurutnya, kehadiran langsung Lisa memberikan dorongan bagi jajaran DKP3 untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengembangkan sektor pertanian dan menjalankan program pangan di lapangan.
“Mewakili kawan-kawan DKP3, kami sangat bersyukur sekali dikunjungi Ibu Wali Kota Banjarbaru. Selain menjadi semangat kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan di lapangan, juga memotivasi kami untuk bisa melakukan yang terbaik dalam pertanian di Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Wiwin menambahkan, DKP3 akan terus mendorong penguatan sektor pertanian sekaligus menjaga urusan ketersediaan pangan agar akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok tetap terjamin.
Kunjungan Wali Kota tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai bantuan, tetapi juga menyangkut ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, serta keberlanjutan produksi petani lokal.





