KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula memperkuat keandalan sistem pengolahan air bersih. Melalui pemeliharaan rutin dan berkala pada fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Banjarbakula berkapasitas 250 liter per detik (L/s) dan 500 L/s.
Pemeliharaan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan fasilitas pengolahan air berskala besar tetap aman dan andal,. Sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah layanan Banjarbakula.
Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, mengatakan pemeliharaan upaya antisipasi untuk menjaga seluruh peralatan dan fasilitas pengolahan tetap berfungsi optimal. Serta mencegah potensi gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
“Instalasi pengolahan ini merupakan fasilitas berskala besar yang membutuhkan pemeliharaan secara rutin dan berkala,” papar Wahyu, Kamis (1/10/2026).
Pemeliharaan fasilitas tidak hanya berkaitan dengan perawatan peralatan. Tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional sistem pengolahan dan distribusi air bersih.
Karena itu, setiap tahapan pemeliharaan secara terencana dengan tetap memperhatikan keberlangsungan distribusi air kepada pelanggan.
“Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama proses pemeliharaan. Namun, terdapat penyesuaian operasional sementara yang berdampak pada debit distribusi air,” jelas Wahyu.
Memang saat ini akan ada sedikit penurunan debit air dari kapasitas normal, yaitu sekitar 10 sampai 15 liter per detik. Penyesuaian debit tersebut merupakan bagian dari prosedur standar operasional untuk menjaga keamanan fasilitas WTP serta memastikan proses pemeliharaan berjalan dengan aman dan optimal.
BPAM Banjarbakula juga meminta pengertian pelanggan selama penyesuaian tersebut berlangsung. Pemeliharaan WTP Banjarbakula berkapasitas 250 L/s dan 500 L/s diharapkan dapat menjaga keandalan sistem pengolahan sekaligus mendukung pelayanan air bersih yang aman dan berkelanjutan.
“Seluruh upaya ini kami lakukan semata-mata untuk menjaga keamanan, keandalan, dan keberlangsungan pelayanan air bersih bagi seluruh pelanggan di wilayah layanan Banjarbakula,” tukasnya.





