KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai membenahi kawasan Makam Sultan Suriansyah. Setelah menerima keluhan masyarakat terkait kondisi kawasan yang kurang tertata dan mengganggu kenyamanan pengunjung.
Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin mengambil sejumlah langkah untuk menata kawasan makam yang memiliki nilai sejarah penting tersebut.
Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan pihaknya telah turun langsung memantau kondisi kawasan. Berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait hingga melakukan sosialisasi di lokasi.
“Dari pihak Disbudporapar telah melakukan beberapa tahap dalam proses penataan Makam Sultan Suriansyah. Kami melakukan pemantauan langsung kondisi di lapangan, kemudian hasil kondisi tersebut sudah kami rapatkan bersama SKPD terkait,” ujar Ibnu, Rabu (26/8/2026).
Setelah melakukan koordinasi, Disbudporapar melanjutkan proses dengan memberikan sosialisasi kepada pihak terkait di kawasan makam. Pemerintah menempuh langkah tersebut untuk memastikan penataan berjalan sesuai aturan pengelolaan kawasan.
Ibnu menegaskan, pemerintah tidak hanya ingin memperbaiki tampilan kawasan. Tetapi juga menjaga Makam Sultan Suriansyah sebagai situs bersejarah dan cagar budaya.
“Proses pengimplementasian SK Wali Kota Nomor 403 Tahun 2023. Tentang penetapan kompleks Makam Sultan Suriansyah sebagai cagar budaya terus kami lakukan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin juga telah menetapkan dasar pengelolaan kawasan tersebut melalui SK Wali Kota Banjarmasin Nomor 789 Tahun 2022. Aturan itu menempatkan pengelolaan kawasan Makam Sultan Suriansyah di bawah UPT Siring Menara Pandang Disbudporapar Kota Banjarmasin.
Ibnu mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait kondisi kawasan makam. Menurutnya, laporan masyarakat membantu pemerintah mengetahui persoalan yang perlu segera ada tindak lanjut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan akan ketidaknyamanan kondisi di kawasan makam tersebut untuk pengunjung dan lainnya. Segera kami terus lakukan tindakan,” katanya.
Ia menegaskan pemerintah akan terus melakukan pembenahan agar kawasan makam tetap terawat sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung.
“Kami ingin Makam ini menjadi cagar budaya dan kebanggaan bagi kita semua. Serta para pengunjung di sana merasa nyaman,” pungkasnya.





