12 Atlet KKO SMA Negeri 2 Banjarmasin Dipastikan Naik Kelas, Kadisdik Kalsel Sebut Miskomunikasi

oleh
KKO
Suasana Pressrilis SMA Negeri 2 Banjarmasin - foto/Arum-Kalselmaju
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Polemik nasib 12 Atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMA Negeri 2 Banjarmasin yang tidak naik kelas, kini menemukan titik terang.

Setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan, Dispora Kalsel dan praktisi olahraga, pihak sekolah memutuskan memberikan nilai tambahan sehingga seluruh atlet tersebut dapat naik kelas.

Kepala SMA Negeri 2 Banjarmasin, Muhdi Harto, mengakui selama ini sekolah hanya berpedoman pada aturan internal dan baru mengetahui adanya regulasi yang lebih tinggi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengatur pemberian nilai tambah bagi siswa atlet berprestasi.

“Alhamdulillah kali ini kendala siswa Kelas Khusus Olahraga kami nyatakan sudah selesai dan semua bisa tersenyum,” ujar Muhdi, Jumat (24/7/2026).

Muhdi menjelaskan, hasil koordinasi bersama para pihak menghasilkan solusi bagi para atlet agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengorbankan prestasi olahraga.

“Ternyata selama ini ada aturan yang hanya kami pegang dari sekolah. Padahal ada aturan yang lebih tinggi dari Kemendikdasmen, sehingga atlet berprestasi bisa mendapatkan nilai tambah untuk memenuhi kriteria ketuntasan minimal akademik. Dengan begitu nilainya mencukupi sehingga mereka bisa naik kelas,” katanya.

Muhdi juga mengakui adanya miskomunikasi yang terjadi selama ini antara sekolah dengan instansi terkait.

“Sebelumnya kami hanya mengikuti aturan sekolah sehingga perlu berkolaborasi dengan pihak terkait. Selama ini mungkin ada miskomunikasi, sehingga ke depan kami akan bekerja sama lebih baik lagi,” ungkapnya.

Keputusan tersebut, lanjut Muhdi, telah mendapat kesepakatan bersama melalui rapat dewan guru.

“Kami sudah rapat bersama dewan guru dan keputusannya memberikan kesempatan kepada mereka untuk naik kelas dengan mendapatkan nilai tambah,” tegasnya.

Hingga kini, 12 Atlet yang sempat tidak naik kelas masih tetap tercatat sebagai siswa SMA Negeri 2 Banjarmasin.

Disdik Bakal Perluas Kelas KKO

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, menegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 sudah mengatur terkait pemberian nilai tambahan bagi siswa atlet.

“Sesuai peraturan, siswa atlet yang berprestasi memang mendapatkan nilai tambah. terkait peraturan sekolah hanya satu pihak saja,” sebutnya

Ia memastikan Dinas Pendidikan akan menyusun regulasi yang lebih jelas agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Ke depan kami akan mengeluarkan regulasi sesuai petunjuk teknis melalui Peraturan Gubernur agar pelaksanaan KKO memiliki pedoman yang sama,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel rencananya akan memperluas program Kelas Khusus Olahraga (KKO) ke sekolah lain. agar akses pembinaan bagi atlet pelaja tidak lagi terpusat di satu sekolah.

Namun tetap memperhatikan kesiapan sekolah, guru, fasilitas olahraga, dan sistem pembelajaran.

“Ke depan kami akan mempertimbangkan sekolah lain untuk membuka jalur KKO. Insya Allah tahun ini segera kami godok dan laksanakan,” kata Abdul Rahim.

Menurutnya, penambahan sekolah penyelenggara KKO memberi lebih banyak pilihan bagi atlet pelajar. Mereka tetap dapat mengembangkan prestasi tanpa meninggalkan pendidikan formal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalimantan Selatan, Muhammad Anugrah, menegaskan komitmen membina atlet pelajar. Ia ingin prestasi olahraga dan akademik berkembang secara seimbang.

“Kami tetap fokus melakukan pembinaan bagi atlet yang bersekolah di SMA Negeri 2. Ke depan prestasi atlet dan akademis harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Anugrah mengatakan pihaknya akan terus mendampingi atlet pelajar. Pendampingan itu membantu mereka menjaga prestasi olahraga dan nilai akademik. Ia juga memperkuat koordinasi dengan sekolah dan organisasi olahraga.

Ia juga berharap sinergi bisa melahirkan atlet berprestasi sekaligus berprestasi di bidang akademik.

Visited 1 times, 1 visit(s) today