KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan mulai menyusun dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk Kawasan Wisata Terpadu di Kecamatan Tebing Tinggi. Langkah itu sebagai upaya menarik minat investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penyusunan dokumen berawal dengan survei lapangan dan sinkronisasi data teknis. Di dalamnya melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa. Guna memastikan data terhimpun sudah sesuai kondisi di lapangan.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Balangan, Windayani Pariyasanti, mengatakan hasil survei dan sinkronisasi akan menjadi dasar penyusunan dokumen IPRO. Sebelum mempromosikannya kepada calon investor.
“Kegiatan ini fokus pada peninjauan kesiapan infrastruktur jalan, tata kelola destinasi wisata, keselarasan dengan inovasi daerah. Serta status aset dan legalitas pemanfaatan lahan,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Windayani, penyusunan IPRO merupakan bagian dari strategi promosi investasi Pemerintah Kabupaten Balangan. Untuk meningkatkan daya tarik daerah di mata investor.
Ia berharap langkah tersebut mampu membuka peluang investasi baru yang berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Balangan, Muhammad Sigit Kondang Wibowo, berharap proyek penyusunan IPRO dapat berjalan sesuai rencana sehingga mempercepat pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Tebing Tinggi.
“Ke depannya proyek ini harapannya bisa berjalan dengan baik. Sehingga investor dapat masuk dan berinvestasi di destinasi wisata yang ada di Tebing Tinggi,” katanya.
Sigit menambahkan, melalui sinergi lintas sektor yang telah terbangun. Kawasan Wisata Terpadu Tebing Tinggi targetnya juga akan menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik investasi. Sekaligus memberikan dampak positif dan berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Balangan.





