KALSELMAJU.COM, MARTAPURA – Dinas Kehutanan Kalsel bersama UPTD Tahura Sultan Adam dan Pemdes Belangian melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melakukan peninjauan kawasan. Sekaligus aksi penanaman pohon di kawasan wisata alam Gunung Kahung.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 60 peserta tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi. Dalam memastikan pengelolaan wisata alam tetap berjalan seiring dengan prinsip konservasi.
Tim melakukan pemantauan jalur pendakian, fasilitas shelter, hingga kondisi lingkungan di kawasan Gunung Kahung yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata berbasis alam.
Dalam kegiatan itu, rombongan juga melakukan penanaman pohon jenis Balangeran di kawasan selter 2 (Muara Kahung).
Penanaman ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga tutupan hutan sekaligus mengajak masyarakat dan pengunjung untuk ikut berperan dalam pelestarian alam.
“Kami mengapresiasi peran Pokdarwis Desa Belangian yang aktif menjaga kawasan Gunung Kahung,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra.
Pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat di kawasan tersebut telah menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari kondisi jalur pendakian yang tetap bersih dan minim sampah.
“Sepanjang jalur dari selter 2 menuju selter 3 hampir tidak ada sampah. Ini menunjukkan pengelolaan kawasan wisata oleh Pokdarwis sudah sangat baik,” ujarnya.
Nantinya, Dishut Kalsel akan menyediakan bibit pohon di beberapa titik selter agar pengunjung dapat ikut berkontribusi melalui kegiatan penanaman pohon.
“Jadi kami mengharapkan pengunjung tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap kawasan Gunung Kahung,” tutupnya.





